SELAMAT DATANG DI TANGKASDIA.DAPATKAN BONUS 10 % UNTUK DEPOSIT AWAL DAN CASHBACK 10 % MINGGUAN.
Our Game

Sunday, September 12, 2021

Iwan Fals Kembali Tegaskan Lagu Bento Bukan Sindiran Buat Keluarga Soeharto

 

ilustrasi: viva.co.id


Tangkas Dia - Lewat lagu-lagunya, Iwan Fals 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.


Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olahraga.


Lagu Bento ciptaan Iwan Fals sering kali disalah persepsikan oleh sebagian masyarakat untuk mengkritik keluarga Soeharto. Padahal, filosofi nama "Bento" berawal dari nama ayam peliharaan milik Iwan Fals.


Sebagai pencipta lagu, Iwan Fals menyebut bahwa tidak ada niatan sama sekali untuk menyindir Keluarga Cendana, julukan untuk keluarga dari Soeharto.


"Iya mengaitkan lah, benci Tommy Soeharto, Benny Soeharto, padahal engga ada kaitannya," kata Iwan Fals di kanal YouTube Soleh Solihun, Selasa (7/September/2021).


"Saya punya ayam, itu ayam emang ayam aduan, cuma karena ketabrak motor, tulangnya agak bengkok gitu, yasudah saya kasih nama kasih bento," sambungnya lagi.


Tapi secara kebetulan lagu tersebut dirilis ketika Soeharto masih menjabat sebagai Presiden. Sehingga dikait-kaitkan ke sana oleh masyarakat.


"Iya pas reformasi kan jaman-jaman itu, jadi politik tegangan tinggi ya akhirnya saya bisa apa," tutur Iwan Fals.


Di sisi lain, Iwan Fals juga mengaku sering mendapat protes lantaran kerap memasang nama di lagu-lagunya.


"Terakhir-terakhir sering diprotes kan, tuh nama ada nama orang tuh, kecuali Bung Hatta dan Bung Karno tuh," terang Iwan Fals.


Padahal setiap nama yang dipakai di lagu hanya fiksi belaka. Tidak ada kaitannya dengan orang lain. "Karena hampir semua lagu saya itu dari nama rekaan," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment