SELAMAT DATANG DI TANGKASDIA.DAPATKAN BONUS 10 % UNTUK DEPOSIT AWAL DAN CASHBACK 10 % MINGGUAN.
Our Game

Tuesday, March 30, 2021

Kemkominfo lakukan patroli dunia maya untuk mencari konten kekerasa

 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melakukan patroli dunia maya untuk mencari konten kekerasan, potongan tubuh, dan luka-luka terkait pengeboman Gereja Katedral Makassar yang tersebar di media sosial.


Kementerian Komunikasi dan Informasi sebelumnya mengimbau agar konten tersebut tidak dipublikasikan di media sosial.


Juru bicara Kemkominfo Dedy Permadi mengungkapkan, hingga Senin (29/3/2021) pukul 10.00 WIB, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menangkap 134 konten kekerasan terkait pengeboman gereja Katedral Makassar.


Ada juga detail konten yang tersebar di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube.


"Konten di Facebook 34, Instagram 21, Twitter 59, dan YouTube adalah 20 konten, dengan total 134 konten," kata Dedy dalam keterangan yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (29/3/2021).


Dedy mengatakan, seluruh konten telah diserahkan Kementerian Komunikasi dan Informasi ke masing-masing platform untuk diblokir atau diakhiri aksesnya.


“Kami kembali menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan konten seperti tersebut di atas dan bersama-sama menangkal paham radikalisme-terorisme baik di ruang fisik maupun digital,” kata Dedy.


Sebelumnya, pasca ledakan di Gereja Katedral Makassar, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menteri Komunikasi dan Informatika) Johnny G. Plate menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan konten negatif terkait aksi terorisme.


Menurut Johnny, sembari menunggu penanganan dan sekaligus mendukung kerja polisi, setiap orang wajib menjaga ruang digital tetap bersih dan aman.


Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak ikut mengunggah atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media manapun.


Seperti diketahui, hari ini terjadi ledakan yang diduga berasal dari bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Kejadian ledakan tersebut dikatakan terjadi sekitar pukul 10.30 WITA.


“Karena penyebarannya akan memberikan peluang bagi teroris untuk mencapai tujuannya, yaitu menebar ketakutan di masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Minggu (28/3/2021).


Lebih lanjut, Johnny juga mengajak masyarakat untuk mengisi ruang digital dengan konten-konten positif yang saling mendukung atau menyemangati.

Situs Internet Bola Tangkas | BolaTangkas Android | Agen Bola Tangkas | Tangkas Dia

No comments:

Post a Comment