SELAMAT DATANG DI TANGKASDIA.DAPATKAN BONUS 10 % UNTUK DEPOSIT AWAL DAN CASHBACK 10 % MINGGUAN.
Our Game

Monday, March 29, 2021

Telegram sukses hasilkan Rp 14 Triliun dari Penjualan Obligasi

 Telegram diketahui telah menghimpun dana lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh CEO Telegram Pavel Durov melalui saluran resminya.


Mengutip informasi dari akun Telegram resmi Pavel Durov, Senin (29/3/2021), dana tersebut merupakan hasil penjualan obligasi berupa utang kepada beberapa investor terbesar dan paling berpengalaman di dunia.


"Ini memungkinkan Telegram untuk terus tumbuh secara global sambil tetap berpegang pada nilai-nilainya sambil tetap independen," tulis Pavel dalam pengumuman itu.


Pavel mengatakan, sumber dana ini juga akan digunakan untuk mendorong strategi monetisasi Telegram yang diungkapnya pada akhir tahun 2020 ini.


Saat itu, Pavel memang membeberkan strategi perseroan untuk terus mendorong pertumbuhannya, mengingat layanan Telegram kini telah menjangkau 500 juta pengguna aktif bulanan.


"Seperti yang saya katakan ketika saya meluncurkan Telegram hampir delapan tahun lalu, tujuan akhir Telegram adalah menjadi proyek yang berkelanjutan secara finansial, sehingga dapat melayani umat manusia selama beberapa dekade (atau bahkan berabad-abad)," tulis Pavel.


Telegram Terima Suntikan Dana Rp 2,1 Triliun

Pavel Durov sendiri tidak mengungkap investor yang menanamkan modalnya kali ini. Namun, salah satunya dikenal sebagai perusahaan pemodal Abu Dhabi Mubadala Investment Co dan Abu Dhabi Catalyst Partner.


Perusahaan modal ini mengatakan mereka menginvestasikan USD 150 juta atau setara dengan Rp 2,1 triliun secara bersama-sama pada aplikasi perpesanan Telegram.


Mengutip Reuters, Rabu (24/3/2021), Mubadala menginvestasikan USD 75 juta (setara Rp 1,08 triliun) dalam lima tahun, penawaran umum perdana (IPO), dan obligasi Telegram.


Sedangkan Abu Dhabi Catalyst Partners menyuntikkan sisa USD 75 juta (Rp 1,08 triliun).

"Basis pengguna Telegram sudah begitu besar sehingga menempatkan Telegram di antara raksasa teknologi global," kata Pejabat Eksekutif Mubadala Faris Sohail Faris al-Mazrui dalam sebuah pernyataan.


Dia menambahkan bahwa Telegram sekarang berada pada posisi yang baik pada titik perubahan yang akan mengubahnya menjadi perusahaan teknologi global terkemuka.

Situs Internet Bola Tangkas | BolaTangkas Android | Agen Bola Tangkas | Tangkas Dia

No comments:

Post a Comment